Nasional

Bajak Laut di Somalia Kuasai Kapal Nelayan Asal Iran

•
Bajak Laut di Somalia Kuasai Kapal Nelayan Asal Iran - Infolitik
Ilustrasi kapal nelayan Foto: terex/ThinkstockPara perompak bersenjata membajak sebuah kapal nelayan Iran di lepas pantai timur laut Somalia. Kabar itu disampaikan oleh Angkatan Laut Uni Eropa dan ...

Ilustrasi kapal nelayan Foto: terex/ThinkstockPara perompak bersenjata membajak sebuah kapal nelayan Iran di lepas pantai timur laut Somalia. Kabar itu disampaikan oleh Angkatan Laut Uni Eropa dan sumber-sumber keamanan di Puntland pada hari Sabtu (31/10).Dikutip dari AFP, aksi perompakan di Somalia kembali marak, dengan setidaknya 15 serangan dilaporkan sejak April 2026.Menurut peringatan dari Maritime Security Centre Indian Ocean (MSCIO) milik Uni Eropa, kapal bernama Azini tersebut dibajak pada pukul 09.00 GMT tanggal 29 Oktober di lepas pantai Somalia, tepatnya di antara kota pesisir Bandar Beyla dan Xaafun di wilayah semi-otonom Puntland.Pejabat keamanan Puntland mengkonfirmasi pembajakan tersebut. Serangan itu dilakukan oleh delapan pria bersenjata yang berasal dari daerah pesisir terpencil di dekat Bandar Beyla."Terdapat dua penjaga asal Somalia di atas kapal, namun jumlah mereka kalah banyak dan mereka berhasil dilumpuhkan oleh para perompak," ujar seorang pejabat keamanan."Mereka sedang menangkap ikan di dekat pantai, yang membuat mereka rentan terhadap pembajakan," sambungnya.Sumber keamanan lainnya menyebutkan terdapat 21 awak kapal, di luar dua penjaga asal Somalia tersebut, di atas kapal, sementara pihak MSCIO tidak merinci jumlah pastinya dan menyatakan bahwa kondisi keselamatan mereka tidak diketahui.Pejabat keamanan mengungkapkan bahwa empat pria bersenjata lainnya kemudian naik ke atas kapal, sehingga total perompak yang berada di kapal tersebut menjadi 12 orang."Setelah menguasai kapal nelayan itu, mereka bergerak lebih jauh ke tengah laut," kata seorang pejabat keamanan Puntland.Azini merupakan kapal nelayan Iran ketiga yang dibajak di lepas pantai Somalia sejak bulan Juli.Pihak MSCIO memperingatkan bahwa kapal tersebut bisa saja digunakan sebagai kapal induk untuk melancarkan aksi perompakan lainnya.

(Penulis Jurnalis: kumparanNEWS | Diterbitkan via kumparan.com)

Infolitik