Presiden Paraguay Santiago Pena (47) dimakzulkan oleh parlemen dan dikenai tahanan rumah. Foto: Handout via REUTERSDirinya dijadwalkan menjalani pemeriksaan oleh kejaksaan pada Sabtu (7/10) waktu setempat terkait penyalahgunaan pengaruh dalam krisis Bank Ueno. Foto: Justicia Paraguay/REUTERSPena ditangkap di kediamannya di ibu kota Asuncion, Jumat (6/11). Sebelum dimakzulkan, Pena sebenarnya mengajukan pengunduran diri pada Kamis (5/11), namun parlemen Paraguay memilih untuk menuntaskan proses pemakzulan alih-alih menerima pengunduran diri tersebut. Foto: Justicia Paraguay/REUTERSJaksa menuduh bahwa Pena menggunakan posisinya sebagai presiden untuk memengaruhi keputusan lembaga pemerintah dan entitas milik negara agar sejumlah besar uang publik tetap disimpan di Bank Ueno. Foto: Cesar Olmedo/REUTERSBank sentral mengatakan pada hari Sabtu (7/11) bahwa setara dengan $160 juta atau sekitar 2,89 hingga 2,90 triliun rupiah telah dibayarkan kepada hampir 1,2 juta penabung, di bawah skema jaminan simpanan negara. Foto: Cesar Olmedo/REUTERSPresiden Paraguay Santiago Pena (47) dimakzulkan oleh parlemen dan dikenai tahanan rumah. Dirinya dijadwalkan menjalani pemeriksaan oleh kejaksaan pada Sabtu (7/10) waktu setempat terkait penyalahgunaan pengaruh dalam krisis Bank Ueno.Pena ditangkap di kediamannya di ibu kota Asuncion, Jumat (6/11). Sebelum dimakzulkan, Pena sebenarnya mengajukan pengunduran diri pada Kamis (5/11), namun parlemen Paraguay memilih untuk menuntaskan proses pemakzulan alih-alih menerima pengunduran diri tersebut.Jaksa menuduh Pena menggunakan posisinya sebagai presiden untuk memengaruhi keputusan lembaga pemerintah dan entitas milik negara agar sejumlah besar uang publik tetap disimpan di Bank Ueno.Bank sentral mengatakan pada hari Sabtu (7/11) setara dengan $160 juta atau sekitar 2,89 hingga 2,90 triliun rupiah telah dibayarkan kepada hampir 1,2 juta penabung, di bawah skema jaminan simpanan negara.Ueno Bank sendiri merupakan bank digital terbesar di negara tersebut dengan hampir 3 juta nasabah.Mantan Presiden Paraguay Santiago Pena dan pengacaranya Ricardo Preda duduk bersama hakim Humberto Otazu, sehari setelah Pena dimakzulkan dan ditempatkan di bawah tahanan rumah di Asuncion, Paraguay, Sabtu (7/11/2026). Foto: Justicia Paraguay/REUTERS
(Penulis Jurnalis: kumparanNEWS | Diterbitkan via kumparan.com)
