Wakil Ketua Harian DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Nadya Alfi Roihana mendesak pemerintah mengkaji ulang wacana penerapan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 11 persen terhadap produk pembalut perempuan.
(Diterbitkan secara resmi via sindikasi sindonews.com)
