Nasional

Pramono Sebut Polusi Turun saat JRF, OMC Bisa Lanjut Jika Awan Memadai

•
Pramono Sebut Polusi Turun saat JRF, OMC Bisa Lanjut Jika Awan Memadai - Infolitik
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat memberikan sambutan dalam agenda peresmian Masjid Apung An-Nur di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Jumat (16/10/2026). Foto: Zahira Hilman/kumparanGubernur DKI ...

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat memberikan sambutan dalam agenda peresmian Masjid Apung An-Nur di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Jumat (16/10/2026). Foto: Zahira Hilman/kumparanGubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut kondisi polusi udara di Jakarta rendah selama dua hari penyelenggaraan Jakarta Running Festival (JRF) pada 24–25 Oktober 2026. Dia mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) selama periode tersebut dan membuka peluang melanjutkan operasi jika kondisi awan mencukupi.Menurut dia, kondisi cuaca dan polusi udara selama penyelenggaraan acara menjadi perhatian karena dapat memengaruhi kenyamanan para peserta.“Alhamdulillah selama dua hari, dan tadi pagi saya mengalami sendiri ketika jam 04.00 membuka flag off untuk full marathon, kita di angka 61, kemudian naik menjadi 68, dan ketika siang 80. Itu menunjukkan bahwa kondisi udara ataupun polusi di Jakarta rendah sekali,” kata Pramono usai menghadiri acara Merah Putih Fest di Museum Sumpah Pemuda, Minggu (25/10).Pemprov DKI Jakarta melaksanakan OMC selama dua hari penyelenggaraan JRF. Menurut Pramono, operasi tersebut dilakukan ketika terdapat awan, terutama di wilayah perbatasan Jakarta.“Dan selama dua hari ini berlangsung berturut-turut, dan memang secara jujur saya memerintahkan untuk diadakan OMC (Operasi Modifikasi Cuaca) selama dua hari,” ujarnya.Pramono mengatakan hujan terjadi di sejumlah wilayah Jakarta selama periode tersebut. Kawasan Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Jakarta Barat, serta Menteng, sempat diguyur hujan.“Dan ketika ada awan, terutama di daerah perbatasan, di Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, bahkan kemarin semalam di daerah Menteng juga terjadi hujan,” ujar Pramono.Sementara itu, Pramono menyebut kawasan Gelora Bung Karno (GBK), tempat berlangsungnya konser Kanye West alias Ye, tidak terkena hujan. Menurut dia, kondisi tersebut membuat kegiatan olahraga dan konser dapat berlangsung tanpa terganggu hujan di kawasan tersebut.“Berlangsungnya Jakarta Running Festival dan juga konser Ye yang malam itu kalau kita mau, sebenarnya bisa kita turunkan hujan di GBK, tapi kan akan mengganggu konser yang ada. Sehingga di GBK kemarin sama sekali tidak tersentuh hujan, tapi di beberapa daerah lainnya tersentuh hujan,” tutur Pramono.OMC Bisa BerlanjutMomen pelepasan pelari Full Marathon 10 KM Jakarta Running Festival, di Gelora Bung Karno, Minggu (25/10/2026). Foto: Pradya Tirta/kumparanPramono membuka peluang melanjutkan OMC setelah penyelenggaraan JRF. Dia mengatakan operasi tersebut dapat dilakukan selama kondisi awan mencukupi untuk mendukung pelaksanaan modifikasi cuaca.“Selama masih ada awan yang cukup, pasti kita akan turunkan hujan, karena memang bagaimanapun Pemerintah DKI Jakarta telah mengalokasikan budget untuk melakukan OMC,” kata Pramono.Dia juga menilai pelaksanaan OMC berkaitan dengan kondisi polusi udara dan kenyamanan masyarakat.“Dan kita melihat dengan OMC ini polusinya turun, masyarakatnya juga lebih happy,” ujarnya.Pramono menambahkan, kondisi udara pada pagi hari saat JRF berlangsung dirasakan nyaman oleh para peserta.“Apalagi tadi pagi kalau teman-teman mengikuti Jakarta Running Festival, semuanya bergembira karena betul-betul udaranya enak sekali tadi pagi,” tutupnya.

(Penulis Jurnalis: kumparanNEWS | Diterbitkan via kumparan.com)

Infolitik