Pebalap tim Mercedes George Russell saat sesi laltihan F1 Grand Prix Barcelona di Circuit de Catalunya, Montmelo, Barcelona, Sabtu (31/5/2025). Foto: Juan Medina/REUTERSPrinsipal Tim Mercedes Toto Wolff mengungkapkan kondisi emosional George Russell yang mengalami masa sulit usai gelaran Grand Prix Meksiko pekan ini. Dikutip dari laporan ESPN, Russell memilih untuk tidak menghadiri sesi wawancara dengan media setelah rekan satu timnya, Kimi Antonelli, dipastikan mengunci gelar juara dunia Formula 1. Keputusan tersebut diambil setelah Antonelli berhasil tampil dominan sepanjang musim dan mengalahkan Russell yang sebelumnya lebih diunggulkan.Antonelli yang baru berusia 20 tahun resmi mengukir sejarah sebagai juara dunia termuda sepanjang sejarah Formula 1 pada musim keduanya. Pebalap muda asal Italia tersebut mengantongi sembilan kemenangan, sedangkan Russell hanya mampu meraih tiga kemenangan sepanjang musim ini.Momen Berat Karir George RussellRussell mengakui bahwa musim ini menjadi periode paling mengecewakan sepanjang karier profesional balapnya. Meski sempat memberikan ucapan selamat secara langsung kepada Antonelli di area paddock, pihak tim Mercedes akhirnya mengizinkan pebalap asal Inggris tersebut meninggalkan sirkuit lebih awal.Absennya Russell dalam kewajiban media membuat tim Mercedes dijatuhi sanksi denda sebesar 5.000 euro oleh FIA. Toto Wolff menegaskan bahwa dirinya sangat memahami kekecewaan mendalam yang dirasakan oleh pebalap utamanya tersebut.“Dia sangat terpukul dengan situasi ini, tetapi sikap sportivitasnya untuk tetap mendatangi Kimi adalah hal luar biasa,” ujar Wolff. Ia menambahkan bahwa bagi seorang pebalap profesional, momen kehilangan gelar juara dunia seperti ini merupakan hal yang sangat menghancurkan mental.Masalah Teknis di Sirkuit MeksikoJalannya balapan di GP Meksiko seolah mencerminkan dinamika pasang surut yang dialami Russell sepanjang musim ini. Mengawali balapan dari posisi kedua, Russell langsung kehilangan banyak posisi di trek lurus pertama akibat mobilnya mengalami kendala pasokan tenaga.Situasi semakin memburuk ketika Russell terlibat benturan dengan pebalap Red Bull, Isack Hadjar, yang membuatnya dijatuhi hukuman penalti waktu 10 detik. Akibat serangkaian masalah teknis dan insiden tersebut, pebalap berusia 28 tahun itu harus puas mengakhiri balapan di posisi keenam.Wolff mengakui bahwa kegagalan di Meksiko sebagian besar disebabkan oleh masalah teknis pada jet darat Mercedes. “Mungkin balapan ini adalah gambaran dari musimnya, padahal kami memiliki kecepatan mobil yang memadai untuk menang,” tutur Wolff saat menjelaskan kegagalan fungsi energy delivery di awal balapan.Perubahan Posisi Klasemen PebalapHasil di Meksiko memberikan dampak signifikan terhadap posisi Russell di klasemen sementara pebalap Formula 1. Posisi Russell tergeser ke peringkat keempat setelah berhasil disalip oleh Max Verstappen dan Lewis Hamilton yang mengumpulkan poin lebih tinggi.Manajemen Mercedes menyatakan bakal terus memberikan dukungan moral penuh kepada Russell agar bisa bangkit di sisa balapan musim ini. Wolff menegaskan bahwa seluruh kru tim berdiri di belakang sang pebalap untuk melewati periode sulit tersebut bersama-sama.
(Penulis Jurnalis: kumparanSPORT | Diterbitkan via kumparan.com)
